Jakarta, Jumat (23/1) sore, beberapa pengurus RTS diundang perayaan Natal dan Tahun Baru di Kantor Pusat PT Asuransi Jiwa atau yang kita kenal dengan Astra Life, di Pondok Indah Office Tower 3, Jakarta Selatan.

 

Acara dibuka dengan pujian dari karyawan Astra Life. Lalu dilanjutkan dengan Ibadat Natal oleh RD Josep Susanto, Pr. 

 

Dalam kotbahnya, Romo Jo, panggilan akrab Romo Josep,  menceritakan kisah perjalanan hidupnya di awal sebagai seorang Imam Katolik hingga mewujudkan cita-citanya mendirikan Rumah Teduh Suryo. 

 

"Peristiwa Natal yang tadinya merupakan rangkaian kisah sedih saya, kini menjadi berkat buat saya, "kata Romo Jo, setelah mengisahkan bagaimana Romo Jo selama tiga tahun berturut-turut, setiap masa Natal, harus kehilangan ayah dan dua orang saudara kandungnya. 

 

Romo Jo juga mengatakan, bahwa menolong orang tidaklah mudah, di penghujung keputusasaan mencari rumah kontrakan atau dijual, Romo mendapatkan telpon bahwa ada rumah di daerah Senen yang sedang dikontrakan dan Romo juga mengenal pemiliknya. 

 

Acara dilanjutkan dengan peforma dari adik-adik mahasiswa salah satu universitas ternama di Jakarta. Mereka menampilkan Tari Merak karya Tjetje Soemantri. 

 

Setelah itu, presentasi dari Bu Jeannie, Kepala Operasional RTS, yang menceritakan tentang Rumah Teduh Suryo, yang baru saja genap satu tahun pelayanannya sebagai rumah singgah yang diperuntukan bagi pasien-pasien kurang mampu yang berasal dari seluruh pelosok tanah air, yang dirujuk ke RSCM ataupun RS Harapan Kita. 

 

Beliau juga mengatakan,"Kami menyediakan tempat, juga makan serta kebutuhan-kebutuhan lain, yang tidak dicover BPJS, seperti susu yang harganya mahal,  satu kaleng 400 gr yang habis setiap tiga hari sekali bagi pasien-pasien yang memakai NGT (Nasogastric Tube atau selang tipis dan fleksibel yang dimasukkan melalui hidung, menyusuri kerongkongan dan berakhir di lambung, berfungsi untuk memasukkan nutrisi/obat bagi pasien yang tidak bisa menelan secara mandiri atau mengeluarkan isi lambung - cairan/gas).

 

Presentasi ditutup dengan penyerahan sumbangan (simbolis) dari perwakilan Perkumpulan Karyawan Kristen Katolik dan Kristen Protestan di Astra Life.  

 

Acara perayaan Natal ini ditutup dengan melantunkan lagu Feliz Navidad dan dilanjutkan makan bersama sambil ramah tamah. (ter)